Latest Entries »

Bahasa dan Tantowi - Web

Bahasa dan Tantowi - Web

Agama Millah dan Din - Web

Adjektiva dari Bahasa Asing

AC, VCD, DVD, TV, UII, UGM, HP

9/11 atau 11/9

Segenap koran menyalin: Komisi 9/11. Apa itu? Ya, gabungan Komisi IX dan Komisi XI DPR. Namun, parlemen kita yang gemar komisi ketimbang komite untuk menamai alat kelengkapannya resmi pakai Romawi. Bukan angka Arab. Jumlahnya pun cuma sembilan…(Baca selanjutnya dengan mengklik thumbnail di bawah)…

atau download kliping ini

Setiap usai lebaran, secara tradisional umat Islam Indonesia menyelenggarakan halalbihalal. Kantor pemerintah, instansi swasta, dan sekolah menggelar kerutinan tahunan itu. Istilah halalbihalal begitu populer, sampai kita lupa makna kata yang (mungkin) diadopsi dari bahasa Arab itu. Di tanah asalnya di Arab sana – kalau memang dari bahasa Arab – halalbihalal tak pernah dikenal orang. Besar kemungkinan istilah ini murni kreasi nenek moyang kita yang sampai kini kita terima tanpa bertanya-tanya…(Baca selanjutnya dengan mengklik thumbnail dibawah)…

atau download kliping ini

Seperti sering diutarakan di berbagai forum bahasa, memang betul situasi kebahasaan di Indonesia menakjubkan sekaligus mengagumkan. Keberadaan beratus bahasa dalam suatu negeri tentu cukup unik, lebih-lebih untuk wisatawan Eropa yang terbiasa dengan hanya satu atau dua bahasa dalam negerinya masing-masing. Di kota besar Indonesia dapat terdengar puluhan bahasa dalam jangka beberapa jam saja. Bila sudah sampai di hutan Kalimantan atau Papua bisa dipastikan hampir setiap suku bangsa yang ditemui memiliki bahasa tersendiri. Mencengangkan sekaligus membuat ternganga keheranan! …(Baca selanjutnya dengan mengklik thumbnail di bawah)…

atau download kliping ini

Tahun 2004 merupakan Tahun Akar Rumput, Betapa tidak, sepanjang masa kampanye pemilihan legislator maupun pemilihan presiden, ungkapan akar rumput terus-menerus dicuarkan. Dugaan saya, ia direka cipta sebagai padanan kata bahasa Inggris grass roots…(Baca selanjutnya dengan mengklik thumbnail di bawah)…

atau download kliping ini

Seorang native speaker akan menerapkan aturan-aturan tata bahasa dengan otomatis, tanpa berpikir dahulu. Setidaknya hal itu berlaku untuk aturan tata bahasa sederhana dan mendasar. Mengenai aturan lebih kompleks, mudah dapat timbul kesulitan. Banyak aturan yang berbelit-belit hanya diterapkan dengan betul oleh kaum terdidik. Di sini justru tampak perbedaan antara mereka yang mengenyam pendidikan cukup dan mereka yang tidak. Namun, aturan mendasar akan dipakai dengan betul oleh orang buta huruf sekalipun. Seandainya tidak sanggup berkomunikasi melalui bahasa…(Baca selanjutnya dengan mengklik thumbnail di bawah)…

atau download kliping ini

%d bloggers like this: