Menjelang setahun hari tsunami memberondong Aceh pada 26 Desember nanti, yang langsung menjulang dalam ingatan saya ialah pidato Pramoedya Ananta Toer tepat dihari lahirnya yang ke delapan puluh. Judul pidato tanpa teks pujangga Indonesia modern tersepan ini dalam pesta sederhana di Taman Ismail Marzuki, Minggu, 6 Februari 2005 itu: Tsunami Aceh dan Indonesia di Masa Depan.

Pram percaya Aceh akan bangkit kembali karena keberanian rakyatnya yang khas. Keberanian rakyat Aceh adalah keberanian individu. Keberanian rakyat Indonesia dari suku-suku lain adalah keberanian kelompok. “Itu yang membedakan Aceh dengan daerah-daerah lain,”katanya…(Baca selanjutnya dengan mengklik thumbnail di bawah)…

atau download kliping ini (PDF)