Wartawan muda yang tidak tahu bahasa Jawa itu (jelas dari lafalnya) menanyai sang tokoh macam-macam. Suatu saat dia bertanya, “Apakah itu ritual?” Tokoh berida itu memberondong sejumlah kata yang tidak menjawab pewarta. Keruan saja si muda bertanya lagi tentang ritual. Lagi-lagi sang tokoh seperti cuek sebab nyerocos perkara lain. Sampai tiba-tiba dia bertanya dengan nada kesal, “Maksudnya rita… yawal… ritawiyal… itu apa?”

Heran, si pewarta tidak langsung menyebut Indonesianya. Malah tak jelas apa jawabnya. Dia pun tidak minta maaf dan menyatakan sesalnya telah melontarkan kata yang tidak dimengerti si mbah terhormat…(Baca selanjutnya dengan mengklik thumbnail di bawah)…

atau download kliping ini (PDF)