Ketika pornografi dibicarakan di kalangan terbatas atau dalam pembicaraan sehari-hari, tidak ada sesuatu yang penting terjadi. Namun, saat kata itu dibicarakan dalam kaitan dengan sebuah rancangan undang-undang, terjadilah polemik. Apalagi terus lahir kata baru: pornoaksi ‘aksi yang pornografis’. Mengapa?… (Baca selanjutnya dengan mengklik thumbnail di bawah)…

atau download kliping ini (PDF)